Pejuang Islam, atau hanya Preman Bersorban?

Akhir-akhir ini banyak sekali peristiwa-peristiwa besar yang melibatkan (atau mungkin dilibatkan?) salah satu agama tertentu. Kita semua tahu dan setuju jika itu adalah agama Islam. Ya, saat ini kaum muslim banyak mendapat cobaan. Mendapat tekanan. Banyak ancaman bom (bahkan sudah benar2 terjadi), isu film yang dinyatakan berbau pluralitas agama, sampai2 berdirinya "komplotan" NII (Negara ISlam Indonesia). Dan itu semua, disangkutpautkan dengan agama Islam.



Yang terakhir (NII), di jogja sudah benar2 mulai meresahkan. Sampai kampus saya, juga ada salah satu mahasiswanya yang diajak bergabung dan sekarang dinyatakan hilang. Nama sengaja saya samarkan. Lucunya, para korban yang diajak bergabung ini tidak cuma selesai dengan didoktrin dan dicuci otak, tapi juga diperas uangnya.. Saya sendiri sampai heran, motif sebenarnya apa ini..? Jangan-jangan mereka ini cuma preman sampah ndeso kampungan yang memakai nama islam untuk cari uang saja


Hmm.. Sebenarnya saya ini juga bingung mau nulis apa. Yang pasti, pokok pikiran yang mau saya sampaikan adalah, jangan pernah sekali-sekali menganggap para aktifis NII ini benar-benar muslim. Karena yang saya ketahui, islam tidak pernah mengajarkan untuk memeras Tentang pelaku bom, anggap saja mereka sebagai pelaku bom. Jangan dianggap pelaku bom muslim. Kenapa harus pakai embel2 segala?? Seolah-olah menyudutkan agama Islam saja. Bagiku agamaku, bagimu agamamu.


Beragama, atau bertuhan? :)

Comments :

1
Anonim mengatakan...
on 

Sebaiknya Hubungi saya melalui sms, saya segera akan mengajak para preman berbisnis.. Supaya tidak lagi meresahkan Warga..
CP:
Mas Andika (087736205334)
Terima Kasih

Posting Komentar